- Kode penugasan
- ART-2025-004
- Bidang
- Arsitektur Proses & SOP · Diagnostik Operasional
- Sektor
- Distribusi farmasi dan alat kesehatan
Selisih stok yang mengancam keagenan pada distributor farmasi dan alat kesehatan
- 18
- Minggu penugasan
- 31
- SOP siklus gudang
- 5
- Cabang dikunjungi
- 60
- Item diuji petik fisik
02 — Profil klien
- Sektor
- Distribusi farmasi dan alat kesehatan
- Rentang karyawan
- ±240 karyawan
- Wilayah operasi
- Kantor pusat dan tujuh cabang di Jawa dan Sumatera
- Struktur kepemilikan
- Pemegang keagenan beberapa prinsipal
03 — Pemicu penugasan
Salah satu prinsipal utama menyampaikan surat teguran setelah audit rutin mereka menemukan selisih antara catatan sistem dan fisik di dua gudang cabang, disertai peringatan bahwa keagenan akan ditinjau ulang. Perusahaan menghubungi kami tiga hari setelah surat itu diterima.
04 — Kondisi saat kami masuk
-
Penerimaan barang dilakukan oleh petugas yang sama dengan yang mencatat ke sistem, tanpa pemeriksaan ulang oleh pihak lain.
-
Barang yang mendekati kedaluwarsa tidak punya proses pemantauan tersendiri. Yang menemukannya biasanya pelanggan.
-
Retur dari pelanggan dicatat menyusul, sering berminggu-minggu setelah barang secara fisik kembali ke gudang.
-
Stock opname dijalankan enam bulanan oleh tim gudang sendiri, tanpa pengamat dari fungsi lain.
-
Terdapat empat cara berbeda dalam menangani barang rusak, tergantung cabang.
05 — Lingkup dan pendekatan
Mekanisme yang diperbaiki
Uraian diagram dalam bentuk teks
- Barang diterima dan dihitung fisik pada saat kedatangan.
- Pencatatan ke sistem adalah titik yang diperbaiki: sebelumnya dikerjakan petugas yang sama dengan yang menghitung fisik, sehingga tidak ada satu pun titik dalam proses yang membandingkan dua sumber berbeda. Sesudahnya penerimaan, pencatatan, dan pengeluaran dipisah, dengan berita acara penerimaan bertanda tangan.
- Penyimpanan mendapat proses pemantauan kedaluwarsa tersendiri, yang sebelumnya tidak ada.
- Pengeluaran mengikuti matriks kewenangan baru dengan batas persetujuan tertulis.
- Pengiriman ke pelanggan, dengan proses retur yang kini dicatat pada saat barang kembali secara fisik.
06 — Yang kami serahkan
8 dokumen diserahkan
- 31 SOP siklus gudang dan distribusi beserta diagram alurnya
- Matriks kewenangan dan batas persetujuan
- Formulir kendali: berita acara penerimaan, kartu pemantauan kedaluwarsa, formulir retur, berita acara barang rusak
- Program audit gudang beserta kertas kerjanya
- Panduan pelaksanaan stock opname
- Materi pelatihan untuk kepala gudang dan staf cabang
- Laporan temuan diagnostik dan peta jalan perbaikan
- Laporan alih kendali
Bentuk keluaran pada penugasan ini
Dokumen kerja klien tidak pernah kami tampilkan, dan tidak pernah menjadi contoh. Halaman di samping adalah dokumen contoh yang kami susun khusus untuk keperluan peragaan, dengan data buatan, dan dengan bagian isi yang disunting secara sengaja.
Blok sunting berupa bidang padat, bukan buram. Yang kami hilangkan adalah isinya; nomor dokumen, nomor versi, tanggal, dan blok tanda tangan tetap terlihat karena justru itu yang menunjukkan bahwa dokumen ini dipakai dalam pekerjaan.
07 — Durasi dan susunan tim
| Peran | Jumlah dan alokasi |
|---|---|
| Engagement director | 1 orang, porsi waktu sebagian |
| Engagement manager | 1 orang |
| Konsultan | 2 orang |
| Analis | 1 orang |
| Subject matter advisor | 1 asosiat, fase asesmen |
Dari pihak klien
Manajer logistik sebagai counterpart utama dan tujuh kepala gudang cabang.
Catatan mengenai angka. Kami tidak menampilkan angka dampak finansial pada studi kasus. Angka semacam itu milik klien, dan besarnya dipengaruhi banyak hal di luar penugasan kami. Yang kami tampilkan adalah perubahan proses yang dapat diperiksa dan kemampuan baru yang tertinggal di organisasi klien.
08 — Perubahan yang diamati
-
Perubahan proses yang dapat diperiksa
Stock opname kini dijalankan tiap kuartal dengan pengamat dari fungsi keuangan, dan berita acaranya ditandatangani tiga pihak. Empat cara berbeda dalam menangani barang rusak kini menjadi satu proses yang sama di seluruh cabang, dengan formulir yang sama.
-
Dilaporkan klien
Menurut manajemen klien, selisih pada dua periode berikutnya turun ke tingkat yang mereka anggap wajar. Angka selisihnya milik klien dan tidak kami tampilkan. Prinsipal yang mengirim surat teguran melakukan audit ulang delapan bulan kemudian; klien menyampaikan bahwa hasil audit itu tidak lagi memuat temuan berulang, dan hubungan keagenan dilanjutkan.
-
Kemampuan yang tertinggal
Penerapan ke lima cabang sisanya diselesaikan oleh tim internal klien, dan program audit gudang dijalankan oleh tim pengawas internal mereka sendiri.
09 — Catatan kerahasiaan
Yang tidak kami tampilkan di halaman ini: nama perusahaan, nama prinsipal, nama dan jabatan orang di dalamnya, nilai persediaan dan nilai selisih, lokasi tepat gudang, isi surat teguran, serta seluruh isi dokumen kerja. Studi kasus ini disusun dalam bentuk anonim dan diterbitkan setelah memperoleh persetujuan tertulis dari klien.
Studi kasus lain
Klaim yang tertahan pada rumah sakit swasta
Piutang klaim menumpuk sampai mengganggu kemampuan membayar pemasok farmasi tepat waktu. ART-2024-017 Keuangan & Manajemen KinerjaTutup buku yang selalu terlambat pada produsen consumer goods
Bank meminta laporan manajemen bulanan sebagai syarat perpanjangan fasilitas kredit modal kerja.Ceritakan apa yang sedang tidak berjalan.
Percakapan awal berlangsung 45 menit bersama salah satu partner. Kami akan menanyakan kondisi saat ini, apa yang sudah dicoba, dan apa yang membuat Anda menghubungi kami sekarang.
Setelah percakapan itu kami menyampaikan pandangan awal: apakah persoalannya membutuhkan penugasan, dan bila ya, dalam bentuk apa. Bila menurut kami tidak membutuhkan penugasan, kami sampaikan juga.
Tanpa biaya dan tanpa kewajiban lanjutan. Kami membalas permintaan pada hari kerja berikutnya.