Tanya Praktisi
Cara membaca proposal konsultan sebelum menandatanganinya
Sepuluh hal yang perlu diperiksa calon klien pada proposal mana pun, termasuk proposal kami. Ditulis dari sudut pandang pembeli.
Bramantyo Adhi Nugroho · 3 menit baca
Ringkasan Regulasi
Ketentuan pengawas di beberapa sektor jasa keuangan non-bank mensyaratkan adanya fungsi kepatuhan, manajemen risiko, dan audit internal. Perusahaan yang menerima catatan mengenai hal ini hampir selalu sudah punya ketiganya dalam bagan organisasi. Karena itu tanggapan yang lazim adalah menyusun dokumen kebijakan baru dan mengirimkannya.
Tanggapan itu jarang menutup catatan, karena yang diminta bukan keberadaan unit, melainkan bukti bahwa fungsinya bekerja. Keduanya diperiksa dengan cara yang berbeda.
Sebuah unit ada bila namanya tercantum dalam struktur dan ada orang yang menjabatnya. Sebuah fungsi berjalan bila ia menghasilkan keputusan yang tidak akan diambil bila unit itu tidak ada.
Uji sederhananya: bila audit internal menghapus seluruh laporannya tahun lalu, apakah ada satu pun tindakan perusahaan yang akan berbeda? Bila tidak ada, yang dimiliki perusahaan adalah unit, bukan fungsi.
Daftar di bawah disusun dari pengalaman mendampingi penugasan kesiapan pemeriksaan. Ia bukan kutipan ketentuan, dan tidak menggantikan pembacaan ketentuan yang berlaku pada sektor Anda.
Bila laporan disampaikan kepada pejabat yang membawahi unit yang diaudit, kemandiriannya tidak ada, seberapa pun baik isi laporannya. Ini butir yang paling cepat diperiksa dan paling sering menjadi temuan.
Rencana yang mengulang urutan tahun sebelumnya menunjukkan bahwa penilaian risiko tidak dipakai, meskipun dokumen penilaian risikonya ada.
Daftar risiko tanpa nama pemilik dan tanpa tanggal peninjauan adalah dokumen, bukan alat. Keduanya diperiksa per butir, bukan pada dokumennya secara keseluruhan.
Temuan yang hanya ada dalam bentuk surel tidak dapat diuji ulang. Kertas kerja adalah bukti bahwa pekerjaannya benar-benar dilakukan, bukan formalitas arsip.
Pemisahan diperiksa pada tiga hal: unitnya, pimpinannya, dan jalur pelaporannya. Ketiga fungsi di bawah satu pimpinan tetap dianggap satu fungsi, meskipun namanya tiga.
Cabang yang belum pernah diaudit dalam satu periode yang sama menunjukkan bahwa cakupan ditentukan oleh kapasitas, bukan oleh risiko. Siklus tiga tahun yang menyebut nama kantor per tahun lebih meyakinkan daripada pernyataan bahwa audit dilakukan secara berkala.
Bila Anda diberi tenggat untuk menyampaikan rencana perbaikan, urutan pengerjaannya menentukan apakah rencana itu diterima. Yang perlu diselesaikan lebih dahulu adalah jalur pelaporan dan pemisahan fungsi, karena keduanya adalah keputusan struktur yang tidak memerlukan pekerjaan teknis panjang, dan keduanya yang paling terlihat.
Risk register dengan pemilik bernama, matriks kendali, dan rencana audit berbasis risiko menyusul setelahnya. Menyusun ketiganya lebih dahulu, sementara jalur pelaporan belum diubah, menghasilkan dokumen yang baik pada struktur yang masih bermasalah.
Yang diminta bukan dokumen kebijakan baru, melainkan pemisahan peran yang benar-benar berjalan dan bukti bahwa fungsi itu bekerja.

Bramantyo Adhi Nugroho
Managing Partner
Pengendalian internal · Tata kelola · Audit internal · Kesiapan pemeriksaan
Percakapan awal berlangsung 45 menit bersama salah satu partner. Kami akan menanyakan kondisi saat ini, apa yang sudah dicoba, dan apa yang membuat Anda menghubungi kami sekarang.
Setelah percakapan itu kami menyampaikan pandangan awal: apakah persoalannya membutuhkan penugasan, dan bila ya, dalam bentuk apa. Bila menurut kami tidak membutuhkan penugasan, kami sampaikan juga.
Tanpa biaya dan tanpa kewajiban lanjutan. Kami membalas permintaan pada hari kerja berikutnya.